Catatan Kita

Imaji Pagi

Pernahkah kau membayangkan, kau akan melemparkan senyum pada sosok lelaki yang merebut cinta pertamamu. Cinta yang baru pertama kau rasa dan merasa akan menjadi yang terakhir. Cinta yang kau pupuk begitu lama dan tak pernah berpaling barang sedikit. Siapa yang berani melakukan itu? Padahal kejengkelan sedang sangat menguasaimu, sementara kau siratkan kata "selamat kau sudah… Continue reading Imaji Pagi

Catatan Kita, Soal Kita

Kopi dan Buku, Candu!

Ada kesamaan antara buku dan kopi. Keduanya adalah candu, sama-sama ngangenin, kayak kamu. Dalam sejarahnya, kopi yang berkafein berhasil mengubah gaya hidup masyarakat barat antara abad ke-16 dan abad ke-17. Minuman anggur yang biasa ada dalam satu jamuan pertemuan, berubah ketika minuman dari tanaman kopi diperkenalkan. Dari dataran tinggi Ethiopia, kemudian dibawa ke jazirah Arab,… Continue reading Kopi dan Buku, Candu!

Soal Kita, Soal Lingkungan

Merubah Paradigma, Merubah Dunia

Sudut pandang ternyata cukup mempengaruhi gaya hidup manusia, yang pada akhirnya merubah manusia itu sendiri. Paradigma, begitu orang menyebutnya. Bagaimana manusia hidup dalam kendali itu. Saya belajar dari air mineral yang saya bawa dalam perjalanan saya kali ini. Hal yang paling sederhana dan sudah merubah Indonesia kita. Entah sejak kapan pastinya air dalam kemasan begitu… Continue reading Merubah Paradigma, Merubah Dunia

Catatan Kita

Sajak Rasa

Untuk jiwa yang ditinggalkan, kuatlah Untuk hati yang disakiti, menangislah dan untuk diri yang merasa sepi, nikmatilah.... Ada kalanya semua berubah, sebagaimana semuanya akan kembali. Kita tercipta karena takdir, juga kita menciptakan takdir. Kehidupan harus berjalan, meski rintangan ada dalam tatapan. Kekosongan itu semu, sebagaimana semunya keramaian. Keberadaan pun palsu, sepalsu ketiadaan Karena semua yang… Continue reading Sajak Rasa

Soal Kita

Bernasib di Negeri Tanpa Nasib

Di negara ramah berpenduduk banyak, serta Agamawannya juga banyak, si togel merenung sendirian. Baginya tidak ada kepastian nasib di zaman yang katanya serba pasti mudah. Mudah beli makan, mudah jalan-jalan, mudah nipu orang. Dia masih bingung sama nasibnya yang entah akan membawanya kemana lagi. Di tempat kerjanya, yang katanya ia dijanjikan ini itu, dia begitu-gitu… Continue reading Bernasib di Negeri Tanpa Nasib